search

Rabu, 16 Maret 2011

III. STRUKTUR PEREKONOMIAN

1.KEKAYAAN ALAM DAN KEMAKMURAN INDONESIA

Kekayaan alam di bumi indonesia sungguh tidak bisa di ungkapan dengan kata”,,karena kita semua tahu bahwa kekayaan alam baik berupa pertanian,perkebunan,perikanan pertambangan sangatlah banyak dan tumbuh dengan baik di sini.Kekayaan bumi indonesia harus bisa di manfaatkan dengan sebaik” nya,janganlah kita merusak apa yang telah Tuhan berikan di bumi kita ini.Karena Indonesia sangat terkenal dan tersebar dmn” akan keragaman kekayaan alam dan budayanya.

Kemakmuran tanah Indonesia menjadi objek yang indah untuk didatangi bagi para turis asing,dan ini salah satu keuntungan yang bisa kita dapat dari visa seorang turis.Dengan itu kita harus menjaga kelestarian tanah nusantara ini.Kemakmuran Indonesia juga harus didukung oleh masyarakat yang juga ikut menikmati kekayaan alam,jagn hanya ingin mengambilnya saja tapi harus juga merawatnya dan menanam kembali apa saja yang di ambil/petik.

Kekayaan laut yang tidak ada habisnya membuat para nelayan dapat memenuhi segala kebutuhan keluarga,keindahan gunung yang menjulang tinngi dapat menghasilkan keuntungan yang besar pula,pertanian yang tumbuh subur menjadi penghasilan utama bagi para petani dan menjadi kebutuhan mutlak bagi semua manusia,,maka diharapkan untuk kita bersyukur dapat meninggali dan mendiami tanah indonesia yang subur dan makmur hanya saja kita kurang paham akan cara pemanfaatannya.

Keberagaman buadaya indonesia juga menjadi daya tarik para turis untuk mencari tahu dan mempelajarinya,,keberagaman alat musik dan batik pun sempat di akui oleh negara lain karena memang diakui oleh mereka kalau itu semua sangatlah bernilai tinggi dan langka di bandingkan dengan negara lain didunia.

Diharapkan kita agar dapat menjaga kebudayaan kita ini dari orang” yang ingin mengeksploitasi dan merebutnya dari kita.Dan kita beserta cucu” kita yang akan datang dapat menikmati dan merasakan betapa indah dan suburnya tanah pertiwi ini tanpa memikirkan masalah yang akan datang pada negara kita.Selalu lah bersikap baik dan open kepada siapa saja yang ingin datang ksini untuk melihat keragaman indonesia.
Mata pencaharian masyarakat indonesia sekarang

Di Indonesia, masyarakat pada umumnya bermata pencahariannya adalah pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. karena dengan adanya perkembangan jaman, masyarakat indonesia yang masih tinggal di pedesaan (wilayah/pinggiran laut, pegunungan) mereka masih mengandalkan potensi kekayaan alam Indonesia dengan bertani, nelayan, perikanan, dan perkebunan. Sedangkan masyarakat yang tinggal diperkotaan, mereka lebih memilih mata pencaharian dari bidang jasa, perindustrian, transportasi, pariwisata dan perkantoran.

Dengan bercocok tanam masyarakat Indonesia dapat memenuhi kebutuhan untuk sehari-harinya tanpa harus seluruhnya mengimport dari luar negeri. Namun, saat ini lahan yang tersisa untuk bercocok tanam semakin terbatas karena adanya kemajuan jaman (globalisasi). Lahan pertanian dijadikan gedung-gedung bertingkat yang mengakibatkan kurangnya pasokan hasil pertanian untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dan menyebabkan para petani kehilangan pekerjaannya. Selain bercocok tanam, sebagian besar penduduk Indonesia yang tinggal di dataran rendah (daerah pantai) mata pencaharian mereka mengarah ke sektor kelautan. Para nelayan memanfaatkan kekayaan bawah laut Indonesia sebagai sumber mata pencahariannya.

Sedangkan, mata pencaharian penduduk di perkotaan mengarah kepada sektor pembangunan, perindustrian, transportasi, pariwisata dll. Daerah perkotaan khususnya di kota-kota besar di pandang sebagai lahan sumber mata pencaharian dengan penghasilan yang lebih tinggi dibandingkan dengan mata pencaharian dalam sektor bercocok tanam atau nelayan di daerah pedesaan/pantai. Namun, memiliki mata pencaharian di sektor tersebut juga memerlukan kemampuan dan keahlian yang profesional dalam menjalankan pekerjaannya.

Karena tingginya penghasilan didaerah perkotaan, menyebabkan masyarakat pedesaan tertarik untuk bekerja di perkotaan yang akhirnya mereka meninggalkan desanya untuk transmigrasi ke kota walaupun mereka berbekal pendidikan yang tidak cukup tinggi. Hal ini menyebabkan, terjadinya kepadatan penduduk di daerah perkotaan juga meningkatkan angka pengangguran di kota karena lahan pekerjaan yang terbatas.


2. KUALITAS SDM INDONESIA

Dunia kerja menuntut sumber daya manusia yang mempunyai kecakapan dalam setiap bidang yang digelutinya. SDM yang berkualitas pun diperlukan untuk meningkatkan daya saing bangsa dengan negara-negara lain terutama dalam era globalisasi seperti sekarang. Saat ini kualitas SDM Indonesia semakin terpuruk. Keterpurukan ini dapat dilihat dari masih tingginya tingkat pengangguran di Indonesia baik yang terdidik maupun tidak. Hal ini tentunya sangat mengecewakan, apalagi melihat bahwa masih sedikit sekali orang Indonesia yang menduduki posisi puncak maupun penting di perusahaan-perusahaan asing di Indonesiaa.

Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, sebagaian besar kalangan menilai Indonesia belum siap menghadapi segala ke-kompleks-an yang terjadi di zaman yang modern ini, Pada bulan maret 2009, Badan Pusat Statistic (BPS) mencatat jumlah pengangguran terdidik mencapai 960.000 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 598.000 merupakan lulusan S-1, sedangkan 362.000 lainnya lulusan program diploma. Setiap tahun, rata-rata 20 persen lulusan perguruan tinggi menjadi pengangguran.

Bila kondisi demikian dipertahankan, maka dalam jangka panjang dapat dipastikan bahwa cita-cita untuk meningkatkan taraf hidup bangsa hanya akan menjadi sekedar mimpi belaka dan masa depan bansa Indonesia akan semakin terpuruk. Apalagi jika melihat negara-negara tetangga yang semakin maju dan berkembang. Hel tersebut tentunya menjadi momok yang besar bagi bangsa Indonesia.

Oleh karena itu perlu diciptakan usaha-usaha untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia. Dalam dunia kerja, kualitas seeorang dapat dilihat dari seberapa besar orang tersebut menguasai hard skill dan soft skills. Namun belum banyak yang mengetahui bahwa soft skills lebih diutamakan dan diperlukan. Oleh karena itu perlu adanya kesadaran akan hal tersebut. Selain itu juga dibutuhkan usaha agar mampu mengembangkan potensi diri sehingga meningkatkan kualitas dan kecakapan SDM Indonesia dalam dunia kerja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar